INDONESIAN in introvert side
Indonesia terkenal kaya dimata dunia, hampir turis seluruh mancanegara berkunjung ke Indonesia hanya melihat keindahannya. Namun disini, tidak akan membahas apa saja itu kekayaan Indonesia atau semacamnya, melainkan akan membahas tentang bagaimana orang Indonesianya. Siapa sih orang Indonesia itu? Bagaimana mereka? Apa saja kebiasaan yang mereka lakukan?. Mungkin itu semua pertanyaan umum apabila orang Indonesia berkunjung ke negara lain.
I'm an Indonesian to, namun kebiasaan unik seluruh orang Indonesia itu beda-beda. It just my opinion 'bout daily activity of Indonesian. Orang Indonesia itu cenderung ribet dengan berbagai hal, tidak dipungkiri juga if sometimes I do it. Contoh kecilnya seperti saat mereka want to go dinner or lunch to may be breakfast, mereka cenderung meminta orang lain to join with them padahal mereka bisa gitu melakukannya sendiri. Dengan begitu, mereka sama saja membuang sedikit waktu yang seharusnya bisa dilakukan dengan hal lain. I know if join with someone else or new people is not bad something. Masalahnya, kebanyakan dari mereka yang hanya ngobrol ngalor ngidul ga jelas. And something I am bored in that situation because I'm Introvert. Lalu apa yang salah dengan introvert?, pertanyaan itu selalu muncul ketika orang lain seperti mengusik. Ya, mengusik lebih tepatnya karena mereka menyampaikan pendapatnya namun bukannya memberi masukan tetapi seakan memaksa to join in them life and I hate that so much. Cara berfikir seperti itu yang harusnya diubah secepatnya. Karena berfikir praktis dan melakukan semua hal dengan ringan itu juga ga salah. Who are you to judge?. Jadi mereka tinggal memilih akan bertahan atau meninggalkan. Salah satu motivasi terbesar untuk lulus juga salah satunya ingin secepatnya meninggalkan orang-orang seperti itu (oke ini uda keluar dari bahasan sebenarnya). Jadi intinya itu, ngapain bertahan dengan mereka yang just bring the negative impact sedangkan yang kebalikannya dari itu lebih banyak.
Contoh kecil lain seperti saat liburan musiman. Why we must go somewhere if we won't do it?. In the side, I decided to having holiday with my friend cause my parent forbid me. But I'am not gloomy cause I never go somewhere. Bukan yang merengek karena ga liburan (itu hanya klise sementara). Dan alasan terbesar adalah Holiday is Work. Oke, I'm an introvert, dan banyak yang ga orang lain tau about me if I'm home. Home is heaven in the world. Banyak yang bias dilakukan dirumah, disamping cerita yang hanya sekedar makan dan tidur. Hidupku ga sebosan itu guys asal kalian tau. I just keep anything that call 'private' for close friend yang menurutku seprinsip. I did many activity yang akhirnya bisa menghasilkan uang. Bukan seperti kebanyakan orang Indonesia yang berfikir kalau menghasilkan uang itu harus bekerja di perusahaan atau di toko atau apapun itu. Menghasilkan uang itu bisa dimana saja, karena ga ada apapun yang gratis. Dan bekerja diperusahaan atau di suatu tempat yang nyata itu sebenarnya hanya formalitas. Dalam sisi tersebut, I 'm very like with parent's opinion. They said that work is not just send a curriculum vitae than you get it and you start work for the company. Work is when you do anything yang berguna dan spend your time clearly, itu sudah disebut bekerja. So work more and less holiday.
Orang Indonesia terlaulu suka melakukan judging padahal itu hal ga penting sama sekali. Apalagi ketika ada orang lain yang tak sejalan, seakan-akan dunia hancur lebur. Memangnya kenapa harus sejalan kalau sendiri lebih banyak manfaatnya? Siapa yang menyalahkan individualism? Come on, survive itu lebih dari sekedar kamu kuat dengan segala judging. Dan ini satu lagi alasan kenapa I'm bored with Indonesian common than I wanna make my graduation more fast (ga nyambung lagi).
I know I'm not a perfect Indonesia, but I wanna make my day in 'comfortable condition' not in comfort zone. So, it just my opinion in introvert side. Merci....
Komentar
Posting Komentar