Kamu..

Bukan ku tak suka, tapi inilah aku. Satu dari berjuta-juta insan Tuhan, yang juga tak pernah mampu menyempurnakan diri. Maafkan, tapi inilah aku. Bukan maksud hati menyakiti. Hanya saja ingin dimengerti. Bukan maksud hati ingin mengkhianati, namun hanya mencoba bersosialisasi. Maafkan, jika diri mulai tak mengerti. Hanya saja ingin menjaga hati. Kamu... yang mungkin terlalu sempurna hingga aku tak mampu menandingi. Yang mungkin terlalu hebat, hingga aku tak mampu berbuat yang menurutku baik. Namun, tetap maafkan. Maksud hati hanya ingin menjaga. Bukan menghakimi. Sudahlah, Memang tak ada lagi, hal yang mampu tertapaki oleh diri. Kamu...dengarlah wahai adamku disana. Lihatlah, aku mulai lelah. Mencoba memahami, tapi tak kau mengerti. Hingga aku berhenti. Dititik ini. Disini. Aku mulai tak memahami lagi. Jika ini salah satu dari cerita yang akan terjadi, aku ingin menghapus dari jejak pribadi. Izinkan. Kamu...Tak pernah terlintas dipikiran ini. Yang akan menghakimi sendiri. Perasaan ini. Saat mulai tumbuh dini hari. Hanya mampu bertahan agar tetap tegak berdiri hingga pagi. Namun entahlah, Kau pun tak memahami. Karna yang ku tau cinta tak begini Tak pernah menghakimi di satu sisi.....

Komentar

Postingan Populer