Kenangan Senja Pagi
Disenja ini kulihat wajah pudarmu menghilang
Sesaat aku terdiam
Kaupun terdiam tak bergerak menghampiri
Aku takut, lalu tersentak tak berarturan
Kupandangi tubuh itu lunglai lemas
Namun entah apa yang membuat ku berhenti
Aku tak mampu bergerak jua
Otakku beku tak mampu berfikir
Tulangku kelu tak bernyawa
Peredaran darah terhenti seketika
Dan aku melihat langit, hanya berwarna hitam
Aku tak mengerti lagi saat beribu nyawa mengerubungi
Yang ku cari, hanya tubuh lunglai tadi
Dan mengapa secepat itu kau pergi
Ketempat peraduan yang abadi
Padahal kau masih berarti
Dan kini
Hanya kupandangi foto diri
Yang berdiri diujung tempat terindah itu
Bersamamu
Bersama kenangan yang pernah terlukiskan
Kini tak ada lagi
Nyawa didalam nama diri
Hanya rangkaian huruf mati diatas nisan putih
Adakah nyawa-nyawa lain untuk membuatku kuat kembali
Dan ku jalani senja sendiri di esok hari..
Sesaat aku terdiam
Kaupun terdiam tak bergerak menghampiri
Aku takut, lalu tersentak tak berarturan
Kupandangi tubuh itu lunglai lemas
Namun entah apa yang membuat ku berhenti
Aku tak mampu bergerak jua
Otakku beku tak mampu berfikir
Tulangku kelu tak bernyawa
Peredaran darah terhenti seketika
Dan aku melihat langit, hanya berwarna hitam
Aku tak mengerti lagi saat beribu nyawa mengerubungi
Yang ku cari, hanya tubuh lunglai tadi
Dan mengapa secepat itu kau pergi
Ketempat peraduan yang abadi
Padahal kau masih berarti
Dan kini
Hanya kupandangi foto diri
Yang berdiri diujung tempat terindah itu
Bersamamu
Bersama kenangan yang pernah terlukiskan
Kini tak ada lagi
Nyawa didalam nama diri
Hanya rangkaian huruf mati diatas nisan putih
Adakah nyawa-nyawa lain untuk membuatku kuat kembali
Dan ku jalani senja sendiri di esok hari..
Komentar
Posting Komentar