Sabtu Istimewa

Hari itu aku mulai menitipkan salamku lewat temanku. Entah apa yang terlintas dipikiranku hingga aku berbuat melebihi sadarku. Aku tahu, aku hanya akan kau anggap angin lalu mu dan akan kau lupakan begitu saja. Padahal kau tau, setiap aku mampu melihatmu saja aku sudah bersyukur pada sang Kuasa. Kau yang tak pernah memperhatikan sikapku, tak pernah tau aku diam-diam mengamatimu. Meski tak ada yang tau, namun aku selalu berdoa, suatu hari kau akan mengetahuinya. Jika nanti aku sudah mulai jauh dari harimu, akan tetap kutitipkan salamku lewat temanku. Karna aku mengagumimu, mengagumi kebaikanmu yang sebenarnya dipenuhi ketulusan hatimu. Aku tak pernah tau cerita-cerita selanjutnya, yang aku tahu, kau tak kan pernah jadi seperti yang ku mau. Jika kau tak punya dia, jika kita tak berbeda, mungkin cerita ini akan berbeda. Sabtu ini sempurna. Awal dari semangat-semangat baruku. K

Komentar

Postingan Populer