Karena perbedaan kalian dikucilkan?
Ini tentang kisah dua orang sahabat. Mereka merupakan sahabat sejak ia mulai melihat dunia hingga dunia yang semestinya melihat mereka. Saat ini keduanya sedang belajar di kampus dengan kota yang berbeda. Namun, kisahnya terlihat sama sejauh ini. Mungkin mereka tak menyadari karena kesibukan masing-masing, tetapi ada salah satu yang akhirnya akan berani menceritakannya. Kisah ini adalah kisah nyata yang jauh dari kata sempurna. Keduanya memang tak ada yang sempurna secara ukuran manusia, bahkan Tuhan. Karena hal itu pula, mereka seakan-akan dikucilkan dari peradaban yang harusnya membangun namun malah menjatuhkan. Dahulu hingga kini, fase bullying juga pernah dialami keduanya, bahkan saat ini pula sedang berlangsung bullying-bullying lain yang menyakitkan.
Tak ada yang merasa masing-masing dirinya bahagia hingga saat ini. Karena nyatanya mereka tak bisa seakan-akan melakukan apa yang mereka inginkan. Bukan dari masalah ekonomi, tapi ini tentang keretakan sosial diantara mereka berdua dan mungkin dengan dunia. Hampir setiap harinya ada cerita yang bisa mereka tukarkan satu sama lain. Cerita-cerita yang tak terugga selalu muncul dan mencoba untuk menanggapi dengan sabar serta kepala dingin. Sejauh cerita berlangsung, mereka dikucilkan karena mereka berbeda. Banyak perbedaan dibalik cerita ini. Namun perbedaan pada dua sahabat ini såja yang tak menimbulkan masala dikeduanya. Mereka tak memperdulikan perbedaannya bahkan. Karena mereka terlalu menikmati dunia kanak-kanak-dunia remaja ini. Semua masala ini timbul, juga karena orang lain diantara mereka masing-masing. Hingga akhirnya mereka sadar, orang lain akan terlihat sangat buruk saat kita dirasa tak sama dengan mereka.
Akhirnya, kedua sahabat ini terus berjalan pelan. Entah tak tau apa yang akan terjadi di waktu yang selanjutnya. Mereka hanya akan berusaha, membiarkan Tuhan dengan segala kehendaknya yang mengatur. Karena mereka juga menyadari bah doa, lebih dari segalanya dibandingkan dengan apapun itu.
Komentar
Posting Komentar